Gubernur Sulawesi Tengah “Dr. H. Anwar Hafid, M.Si”, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol. Turut hadir Bupati Buol “H. Risharyudi Triwibowo, M.M”, Wakil Bupati Buol “Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H”, Ketua DPRD Kabupaten Buol, Kepala DKP Prov. Sulteng “Dr. Yoppie M.I. Patiro, SH.,MH”, Kepala Bidang Perikanan Tangkap “Abd. Rasyid, A.Pi.,M.Si, beserta staf DKP Sulteng, serta para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan para nelayan Kabupaten Buol.

Penyampaian Gubernur Sulteng Anwar Hafid, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Buol dikerjakan dengan baik, cepat, dan tepat waktu, sehingga kawasan tersebut dapat menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam agenda peresmian program Kampung Nelayan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia. Gubernur berharap pembangunan tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperkuat aktivitas perikanan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan, serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia “H. Prabowo Subianto” yang dimana program tersebut berisi tentang “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberatantasan kemiskinan”. Dalam hal ini program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan pesisir melalui penyediaan kawasan permukiman dan fasilitas pendukung aktivitas nelayan secara terpadu.
Program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat nelayan, mulai dari keterbatasan fasilitas, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), ketersediaan es balok untuk hasil tangkapan, hingga persoalan pemasaran tangkapan perikanan. Oleh karena itu, pembangunan kawasan tersebut diharapkan menghadirkan fasilitas yang terintegrasi, termasuk dermaga dan berbagai sarana pendukung lainnya, sehingga aktivitas nelayan dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat nelayan pesisir.

Melalui program ini sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten menjadi penting agar setiap program pembangunan dapat memberikan manfaat langsung serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. Peletakan batu pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit menjadi momentum penting bagi pembangunan kawasan pesisir Kabupaten Buol.
Sumber: PPID Dislutkan Prov. Sulteng