Profil DKP Sulteng

Data Kelautan dan Perikanan

Data Kelautan dan Perikanan

GAMBARAN UMUM

Ringkasan Data Provinsi

4
Wilayah Pengelolaan Perikanan
13
Kabupaten/Kota
83.827
Nelayan
82.893 laut · 934 darat
35.900
Pembudidaya
921
Desa Pesisir
1.572
Pulau-Pulau Kecil
Luas wilayah daratan 61.841,29 km²
Luas perairan ± 74.452,37 km²
Laut teritorial ± 193.923,75 km²
Garis pantai ± 7.010,60 km
Kawasan konservasi 1.338.291,83 ha
Pengolah hasil perikanan 932 unit
Pemasar hasil perikanan 803 unit
Petambak garam 156 orang
Kelompok masyarakat pengawas 159 kelompok

DUA PERSPEKTIF DATA

Cara Membaca Informasi

BERDASARKAN PERAIRAN

Wilayah Pengelolaan Perikanan

Digunakan untuk melihat kondisi laut secara lintas wilayah, meliputi ekosistem terumbu karang, mangrove, lamun, nelayan laut, armada, dan produksi perikanan tangkap laut.

BERDASARKAN ADMINISTRASI

Kabupaten dan Kota

Digunakan untuk melihat karakteristik setiap daerah, meliputi desa pesisir, DTSEN, perikanan tangkap, perikanan darat, budidaya, sarana usaha, dan komoditas utama.

PENGELOLAAN BERDASARKAN PERAIRAN

Empat Wilayah Pengelolaan Perikanan

Klik setiap wilayah untuk membuka rincian data ekosistem dan perikanan tangkap.

WPP 713 — Selat Makassar

Wilayah: Kabupaten Donggala dan Kota Palu

Terumbu karang 3.546,63 m² Mangrove 12.560,79 m²
Lamun Tidak dicantumkan Nelayan 17.061 orang
Armada 6.862 unit Produksi tangkap 70.309,80 ton
WPP 714 — Teluk Tolo

Wilayah: Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut

Terumbu karang 127.085,60 m² Mangrove 102.739,94 m²
Lamun 15.207,54 m² Nelayan 32.842 orang
Armada 21.214 unit Produksi tangkap 120.864,60 ton
WPP 715 — Teluk Tomini

Wilayah: Banggai, Poso, Parigi Moutong, dan Tojo Una-Una

Terumbu karang 52.716,74 m² Mangrove 80.121,84 m²
Lamun 1.819,83 m² Nelayan 26.666 orang
Armada 16.280 unit Produksi tangkap 71.005,80 ton
WPP 716 — Laut Sulawesi

Wilayah: Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol

Terumbu karang 12.024,59 m² Mangrove 56.163,55 m²
Lamun 15.207,54 m² Nelayan 6.324 orang
Armada 5.447 unit Produksi tangkap 38.059,20 ton
Total empat WPP

Nelayan laut sebanyak 82.893 orang, armada sebanyak 49.803 unit, dan produksi tangkap laut sebesar 300.239,40 ton.

DATA BERDASARKAN ADMINISTRASI

Profil Kabupaten dan Kota

Klik nama kabupaten atau kota untuk menampilkan data umum, perikanan tangkap, dan perikanan budidaya.

Kabupaten Buol

Data umum: 56 desa pesisir · DTSEN 773 KK

Perikanan tangkap: 4.598 nelayan · 2.526 armada · 3.146 alat tangkap · produksi 19.696,20 ton.

Komoditas tangkap: kuwe, lencam, tembang, cakalang, madidihang, tongkol krai, bentong, layang anggur, dan julung-julung.

Perikanan budidaya: 2.430 pembudidaya · produksi 700,13 ton · komoditas bandeng dan vaname.

Kabupaten Tolitoli

Data umum: 59 desa pesisir · DTSEN 1.481 KK

Perikanan tangkap: 1.726 nelayan · 2.935 armada · 3.441 alat tangkap · produksi 18.363 ton.

Komoditas tangkap: cakalang, tongkol komo, tuna mata besar, layang deles, selar kuning, teri, kakap merah, dan kerapu sunu.

Perikanan budidaya: 381 pembudidaya · produksi 2.212,67 ton · komoditas vaname dan bandeng.

Kabupaten Parigi Moutong

Data umum: 114 desa pesisir · DTSEN 2.420 KK

Perikanan tangkap: 14.827 nelayan · 6.087 armada · 6.257 alat tangkap · produksi 29.491,30 ton.

Komoditas tangkap: selar hijau, selar kuning, selar komo, cakalang, tongkol krai, tongkol komo, kuwe, lencam, dan cumi-cumi.

Perikanan budidaya: 6.773 pembudidaya · produksi 7.114,21 ton · komoditas vaname, bandeng, dan Eucheuma cottonii.

Kabupaten Donggala

Data umum: 86 desa pesisir · DTSEN 1.528 KK

Perikanan tangkap: 15.649 nelayan · 5.458 armada · 5.576 alat tangkap · produksi 68.141,70 ton.

Komoditas tangkap: cakalang, tongkol komo, tenggiri, selar komo, bentong, cendro, kerapu karang, ekor kuning, kuwe, dan kakap.

Perikanan budidaya: 2.717 pembudidaya · produksi 16.112 ton · komoditas vaname, windu, dan bandeng.

Kota Palu

Data umum: 17 desa pesisir · DTSEN 278 KK

Perikanan tangkap: 1.412 nelayan · 1.460 armada · 1.464 alat tangkap · produksi 2.168,10 ton.

Komoditas tangkap: selar hijau, layang deles, kembung, teri, tembang, udang putih, dan cakalang.

Perikanan budidaya: 387 pembudidaya · produksi 134,37 ton · komoditas nila dan lele.

Kabupaten Sigi

Data umum: jumlah desa pesisir tidak dicantumkan · DTSEN 78 KK

Perikanan tangkap darat: 259 nelayan · 150 armada · 150 alat tangkap · produksi 62,50 ton.

Komoditas tangkap: nila dan mas.

Perikanan budidaya: 2.767 pembudidaya · produksi 903,13 ton · komoditas nila, mas, dan lele.

Kabupaten Poso

Data umum: 28 desa pesisir · DTSEN 438 KK

Perikanan tangkap: 3.784 nelayan · 3.208 armada · 4.622 alat tangkap · produksi 8.529,46 ton.

Rincian produksi: laut 7.968,20 ton · perairan darat 561,26 ton.

Komoditas: selar kuning, cakalang, nila, mujair, mas, dan gabus.

Perikanan budidaya: 2.945 pembudidaya · produksi 5.092,14 ton · komoditas Eucheuma cottonii dan nila.

Kabupaten Tojo Una-Una

Data umum: 90 desa pesisir · DTSEN 1.930 KK

Perikanan tangkap: 8.730 nelayan · 4.400 armada · 4.400 alat tangkap · produksi 20.105,50 ton.

Komoditas tangkap: selar, layang, lencam, kuwe, kakap merah, kerapu, cakalang, dan tongkol krai.

Perikanan budidaya: 1.738 pembudidaya · produksi 8.921,54 ton · komoditas spinosum dan vaname.

Kabupaten Morowali Utara

Data umum: 31 desa pesisir · DTSEN 545 KK

Perikanan tangkap: 1.232 nelayan · 1.274 armada · 1.274 alat tangkap · produksi 1.726,50 ton.

Komoditas tangkap: banyar, kakap merah, kuwe, alu-alu, kerapu, dan cumi-cumi.

Perikanan budidaya: 1.983 pembudidaya · produksi 5.724,56 ton · komoditas Glacillaria, windu, dan bandeng.

Kabupaten Morowali

Data umum: 95 desa pesisir · DTSEN 2.198 KK

Perikanan tangkap: 9.495 nelayan · 8.138 armada · 8.626 alat tangkap · produksi 40.225,30 ton.

Komoditas tangkap: tuna mata besar, cakalang, tongkol krai, baronang, lencam, kakap, kuwe, teri, julung-julung, dan layang.

Perikanan budidaya: 2.120 pembudidaya · produksi 418,32 ton · komoditas Eucheuma cottonii.

Kabupaten Banggai

Data umum: 177 desa pesisir · DTSEN 1.460 KK

Perikanan tangkap: 5.105 nelayan · 5.109 armada · 5.796 alat tangkap · produksi 28.684,30 ton.

Komoditas tangkap: tongkol, cakalang, tuna mata besar, kuwe, kakap, lencam, layang, kembung, teri, dan kerapu.

Perikanan budidaya: 1.242 pembudidaya · produksi 469,06 ton · komoditas vaname dan lele.

Kabupaten Banggai Kepulauan

Data umum: 116 desa pesisir · DTSEN 1.433 KK

Perikanan tangkap: 9.286 nelayan · 4.931 armada · 4.915 alat tangkap · produksi 27.564,70 ton.

Komoditas tangkap: kuwe, kurisi, layang anggur, selar kuning, kerapu, cakalang, dan gurita.

Perikanan budidaya: 9.899 pembudidaya · produksi 242.639,99 ton · komoditas Eucheuma cottonii.

Kabupaten Banggai Laut

Data umum: 52 desa pesisir · DTSEN 1.611 KK

Perikanan tangkap: 7.724 nelayan · 5.031 armada · 5.031 alat tangkap · produksi 36.104,60 ton.

Komoditas tangkap: cakalang, tongkol, layang anggur, banyar, kuwe, lencam, kakap, kurisi, dan kerapu.

Perikanan budidaya: 518 pembudidaya · produksi 21.915,83 ton · komoditas Eucheuma cottonii.

Catatan Validasi Data

  • Angka 83.827 nelayan digunakan karena konsisten dengan penjumlahan data kabupaten/kota, yaitu 82.893 nelayan laut dan 934 nelayan darat.
  • Angka 88.282 nelayan pada halaman ringkasan dokumen WPP perlu dikonfirmasi kembali karena berbeda dengan data rinci WPP dan kabupaten/kota.
  • Produksi empat WPP sebesar 300.239,40 ton merupakan produksi perikanan tangkap laut.
  • Produksi tangkap kabupaten/kota sebesar 300.863,16 ton mencakup produksi laut dan produksi perairan darat.
  • Satuan luas terumbu karang, mangrove, dan lamun ditampilkan sesuai dengan satuan yang tercantum dalam dokumen sumber.
↑ Kembali ke Atas
PPID Data Kelautan dan Perikanan per-kabupaten/kota 611.59 KB
Unduh PDF

Jika preview tidak tampil, buka halaman dokumen.

 

PPID Data Kelautan dan Perikanan WPP 2025 · 2.12 MB
Unduh PDF

Jika preview tidak tampil, buka halaman dokumen.

 

DATA TAHUN 2025 · PEMBARUAN MARET 2026

Data Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah

Penyajian terpadu berdasarkan Wilayah Pengelolaan Perikanan dan wilayah administrasi kabupaten/kota.