Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan dari Kepala BI Perwakilan Sulawesi Tengah “Muhamad Irfan Sukarna” beserta Tim TPID BI yang diterima langsung oleh Kepala DKP “Dr.Yopie.M.I.Patiro,SH.,MH” didampingi Kepala Bidang Tangkap “Abd. Rasyid” dan Pejabat Fungsional yang menangani terkait Inflasi “Ibrahim Idris”. Kunjungan ini dalam rangka membahas upaya penanggulangan inflasi pada komoditi Perikanan.

Kepala DKP mengatakan kendala utama dalam pembangunan perikanan dan kelautan di Sulawesi Tengah yaitu wilayahnya yang sangat luas dan mempunyai 4 WPP (Wilayah Pengelolaan Perikanan) Republik Indonesia, sehingga ini yang membuat sulit mengkoordinasikan masalah yang timbul sehingga terjadinya inflasi. Penyebab utama terjadinya inflasi komoditi perikanan di Sulteng yaitu adanya pola distribusi yang lebih mengutamakan suplay keluar Sulteng, sehingga ketersediaan stok ikan segar untuk pasar lokal berkurang dan adanya kelangkaan bbm seperti solar dan pertalite.
Menurut Kepala BI, ada beberapa komoditi seperti ikan selar dan cakalang merupakan komoditi paling sering mengalami inflasi terutama di kabupaten Toli-toli, sehingga dalam hal ini perlu adanya upaya menanggulangi hal tersebut. Pada pertemuan tersebut muncul gagasan untuk menerapkan dan meguji coba digitalisasi pembayaran di UPTD dan uji coba lebih lanjut coollar (sistem pendingin ikan portable) yang dianggap lebih efisien dan hemat biaya daripada pendingin konvensional yang membutuhkan biaya yang banyak selama ini.
Sumber: PPID Dislutkan Prov. Sulteng