Giat Pimpinan

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Melaksanakan Penyerahan Bantuan Serta Tabur Benih Ikan Tawar Di Desa Sibedi "Berani Makmur & Berani Tangkap Banyak Untuk Sulteng Nambaso"

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah "Reny A. Lamadjido", Bersama Bupati Kabupaten Sigi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sulteng, Kepala Badan Mutu Perikanan Prov. Sulteng, Forkopimda Kab. Sigi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah "Dr. Yopie.M.I.Patiro, SH,MH", didampingi Sekretaris DKP Prov. Sulteng "Saprudin, S.Sos", Kabid Budidaya Perikanan & P2HP Prov. Sulteng "Mohammad Syafar, S.Pi", Kabid Pengawasan Perikanan Prov. Sulteng "Agus Sudaryanto, A.Pi.,MM", Kabid Perikanan Tangkap "Abd. Rasyid, A.Pi.,M.Si", Kabid PRL Prov. Sulteng "Herdyanto, S.STPi.,M.Si", beserta Pimpinan Bala Keselamatan Divisi Roviga, Camat Marawola Kab. Sigi, para penyuluh perikanan dan para tokoh masyarakat Desa Sibedi Kab. Sigi.

"Reny A. Lamadjido" mengungkapkan, Kabupaten Sigi merupakan salah satu sentra perikanan air tawar di Provinsi Sulawesi Tengah, dengan capaian produksi pada tahun 2025 mencapai 903 ton ikan. Potensi lahan budidaya di daerah ini juga tidak kalah besar, yakni seluas 804,2 hektar, sebuah potensi yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan lebih jauh menuju skala industrialisasi dan hilirisasi perikanan air tawar. Kegiatan ini merupakan bagian dari keinginan bersama untuk mengoptimalkan potensi perikanan air tawar tersebut. Dalam hal ini Bala Keselamatan Divisi Roviga Desa Sibedi telah mendapatkan pendampingan intensif dari DKP Prov. Sulteng bersama P3D, yang bekerja sama dengan kelompok Mina Bualava dan penyuluh perikanan dalam mengembangkan budidaya ikan sistem Bioflok. Dalam kegiatan ini terdapat beberapa point penting dalam meningkatkan produktivitas perikanan air tawar, yaitu Keselarasan dengan Visi Pembangunan Daerah " Berani Makmur dan Berani Tangkap Banyak" merupakan visi yang selaras dengan program pemerintah berupa Ketahanan Pangan dan Gerakan Makan Ikan Nasional, Sinergi dan Pendampingan lintas sektor, peran pendampingan dari DKP Sulteng, unsur P3D, penyuluh perikanan, lembaga swadaya masyarakat dan kelompok Mina Bualava, merupakan kolaborasi lintas sektor yang sangat diharapkan dapat mendorong terwujudnya pertumbuhan kelompok pembudidaya ikan tawar lainnya di seluruh Sulawesi Tengah, dan Keunggulan Teknis serta Prospek Ekonomi "penerapan teknologi budidaya ikan tawar dengan sistem Bioflok yang digunakan oleh kelompok pembudidaya di Desa Sibedi terbukti sangat efisien, mampu melakukan konservasi penggunaan air serta menghemat pakan, sehingga sangat ideal dan menguntungkan apabila dikembangkan pada skala bisnis komersial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat diwilayah tersebut.

"Dr. Yopie.M.I.Patiro, SH,MH" menambahkan, kegiatan ini juga meningkatkan ketersediaan ikan dalam program ketahanan pangan, meningkatkan angka konsumsi ikan dimasyarakat, memperkuat ekonomi Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan membuka peluang bagi para pelaku usaha perikanan dalam pengolahan hasil perikanan yang dapat bersaing di tingkat lokal. Selain tebar benih, agenda utama kegiatan ini juga mencakup penyerahan bantuan kepada kelompok pembudidaya ikan tawar, serta kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan usaha budidaya ikan di tingkat masyarakat.

Sumber: PPID Dislutkan Prov. Sulteng